Peradaban Jiwa

Share:


jika ingin membangun kembali peradaban jiwa 
dalam puing istana yang sudah porak poranda
sungguh memang tak mudah jika para punggawa
tak siap dan bersedia melakukan kerjasama

tajamnya sebilah pedang tajam yang terhunus 
tak kan sanggup lepas dan lalu menebas 
jika ia hanya tergeletak diam lemas terbaring 
sekalipun pada rapuhnya daun dan kering ranting

jadikan lisan yang fasih mendamaikan hati 
agar mampu menghentikan kecamuk perang 
sepahit apa pun kebenaran jika tersampaikan 
ia akan sanggup obatkan gelisah dan dendam

cukuplah alasan Alllah menurunkan Adam 
semata-mata bukanlah untuk sebuah permainan 
namun dominasi sifat rububiyah rahman rahim-Nya 
yang telah mengalahkan semuanya

sudah saja kawan, mari kita bergandengan 
kita bangun peradaban bumi dengan kedamaian 
membangun keikhlasan setinggi misal bintang 
dan kepada sesama menebarkan cinta dan kesadaran

Palangkaraya, 27 Januari 2016
copyright©Madyo Sasongko


Tidak ada komentar